Macau, Kasino Asia

Bagi saya, tak terfikirkan akan menginjakkan kaki di kota ini, Alhamdulillah saya berjodoh untuk berkunjung dan mengenal sedikit tentang negara dengan sejuta kasino ini. Sedikit yang saya tau bahwa Macau adalah salah satu kota di China yang bisa dikatakan sebagai sebuah daerah istimewa karena merupakan jajahan Portugis dan dikembalikan ke China sejak tanggal 20 Desember 1999.

Macau

VIEW OF MACAU

ceritaku
Berawal cerita dari teman saat ada pelatihan kantor, dia sangat antusias cerita tentang macau, hongkong, shenzen yang tiga negara ini bisa di datangi sekaligus di waktu yang sama karena letak geografisnya berdekatan alias tetanggaan. Awalnya yang terfikir hanya.. “lucu kayaknya ngunjungi tiga negara dalam sekali tancap”.. Mulai lah iseng-iseng cari info dari mbah google, eh makin penasaran.. makin tertarik.. makin pengen kesana.. pas datang tiket promo (hmm tetep nyari yang murah hehe..) jrengg.. dapat tiket.. seharga 1,5jt (tiket pulang pergi) dengan rute perjalanan via kuala lumpur-macau, pulangnya hongkong-bandaaceh via kuala lumpur. Saya pilih perjalanan kali ini di bulan April karena info nya dibulan ini musim semi jadi uda gak sedingin dibulan sebelumnya walau pada kenyataan nya saya tetap kedinginan disana hehehe..

Finally.. im here.. jam setengah 9 malam waktu macau, saya akhirnya menginjakkan kaki di negara ini via Airasia, disambut dengan udara dingin dan angin yang whuss…!!! Hmmm.. bener-bener ya.. semua info yang saya dapat dari dunia maya tentang negara ini gak salah.. macau gemerlap.. view malam nya kuerennn abis.. oke.. sebelum tersepona lebih lanjutnya.. saya cek out dulu.. antrian di imigrasi juga gak terlalu panjang jadi gak perlu waktu lama untuk keluar dari bandara.

Oya.. di Macau ini transportasi banyak gratis nya.. cara nya dengan numpang di bus layanan hotel hihi (tetep gak mau rugi ya..) jadi tips kalo ke macau carilah penginapan yang deket dengan hotel mewah jadi bisa nebeng di bus hotel mereka n gratis lho ^_^

landmark

LANDMARK OF MACAU, Katanya belum sah ke Macau kalo belum ngeliat menara nya macau n belum ngerasain kue telur ala ala macau

Saya menumpang di bus hotel Wynn yang berdekatan dengan penginapan saya. Tinggal duduk manis.. cuss bus berangkat. Waktu tempuh dari bandara ke pusat kota sekitar 30-45 menit.Malam itu landmark macau yang menjulang tinggi berdiri kokoh uda menampakkan diri.. (welcome to macau). Bus uda sampek di perberhentian terakhir di Hotel Wynn. waktu nya turun n celingak celinguk cari arah ke penginapan, sambil beli jajanan egg tart yang masih hangat pas menemani dingin nya udara malam ๐Ÿ™‚

wynn

Di jepret dari halaman Hotel Wynn

Jadi ceritanya waktu itu agak udik.. pas lagi nyari jalan keluar dari parkiran nya hotel wynn, ada atraksi dancing water jadilah sengaja berenti dulu.. narsis ria.. terkesima liat atraksi air yang dikasi efek lampu n dancing nya ngikuti alunan musik.. (lupa kalo itu uda jam 11 malam n alamat penginapan belum ketemu ๐Ÿ˜› )

IMG_5122Seperti nya macau sangat baik memfasilitasi pejalan kaki, terbukti dari tekstur jalan yang dibuat nyaman khususnya buat warga dan wisatawan seperti saya ๐Ÿ˜€

Akhir nya setelah setengah jam mondar mandir n tanyak kesana kemari ketemu juga penginapan.. jam setengah 12 malam tiba di penginapan. siap-siap charge tenaga, kamera n handphone..ย  nite… zzzzzzz

Advertisements

Still @ Chiangmai

silk

Silk’s Company

Butuh waktu n mood yg bagus buat nulis lagi.. huff, sebenarnya hari ni juga gak dalam mood yg bagus-bagus amat tp blog lain uda nunggu antrian ^_^ btw silk’s company yang ada di chiangmai ada banyak, tapi karena pada dasarnya pembuatan sutra itu sama-sama aja, jadi saya pilih memasuki tempat yg ini. Di bagian belakang dari bangunan ini tempat pembuatan sutra nya sedangkan bagian depan nya tempat pemasaran. Sempat ngobrol sedikit dengan nyonya itu selaku guide waktu masuk ke sana n tanpa diminta dia jelasin cara pembuatan sutra dari dasar kapas sampek uda jadi kain.. keren

Honey's

Honey’s

Gak banyak pic yang bisa saya ambil di tempat ini karena saya sibuk mendengar penjelesan dari nyonya yang satu ini yang ngaku efek madu ini uda buat dia lebih muda 5 taon dari umur nya hihihi.. yup saya sekarang lagi di produk berbahan dasar madu semua..bahkan ada madu yang bisa dioleh dimuka sekaligus dimakan tapi harganya selangit bok (untuk ukuran backpacker kayak saya hihi)ย  tapi pastinya setara dengan khasiatnya ^_^

Umbrella’s Village

Ulala.. saya sangat suka tempat ini, cantik, indah, bersih.. yup apalagi kalo bukan kampung nya pembuatan payung, huff bener-bener keren, disini bisa liat langsung cara di buat payung, payung hiasan wordpressers, jadi jangan dipakai waktu ujan ya, sebaliknya bisadipake waktu panas atau untuk acara tarian tradisional gitu. Oya disini juga terima ukiran langsung, tuh saya juga ada diukir gambar gajah hanya dengan Rp 15.000 aja

candi

Perjalanan terakhir dengan tuk-tukย  di chiangmai dengan mengunjungi beberapa candi, kenapa saya pilih candi-candi ini terakhir dikunjungi? karena posisi nya deket dengan penginapan hihi, malah sebenarnya rencana awal pengen jalan kaki aja karena posisinya yg deket tapi karena kaki ini gak bisa diajak kompromi jadi lah begitu adanya ^_^

Chiangmai's mosque

Chiangmai’s mosque

Kemaren pas mau berangkat dengan Mr.Are and team ada ngeliat mesjid dideket penginapan, jadilah sore ini cari-cari mesjid ntuh.. sekalian mau sholat asar di situ, hmm ternyata emang deket dari penginapan cuma karena pake acara kesasar n muter-muter jadinya pas pergi terasa jauh n pulang nya terasa deket hihi.. Sebenarnya pas kesasar saya hampir putus asa untuk dapetin mesjid yang saya liat kemaren karena banyak lorong kecil alias jalan tikus tapi ternyata seorg muslim memperhatikan saya yang dari tadi bolak-balik seperti sedang mencari suatu tempat dijalan yang sama, awalnya saya sedikit khawatir karena dia berusaha mengejar saya n tapi ternyata mengenali saya dari pakaian muslim dan jilbab (identitas muslim tanpa nunjukin ktp hihi) katanya dia muslim juga n apa saya sedang mencari mesjid??whuaaa khopkumkap Mr.. sampek di depan mesjid saya malah dikenali sama beberapa muslim lainnya yang sedang duduk di depan mesjid yang mau sholat asar juga.. sampek di tempat muslimah sholat gak ada seorangpun.. cerita-punya cerita ternyata saya datangnya kecepatan satu jam hahaha.. di INA waktu itu asar jam setengah 4 n di chiangmai setengah 5 hihi.. hmm yah meskipun jamaah muslimah nya cuma 3 orang.. saya sangat senang bisa sholat di mesjid di negeri orang ^_^

Chiangmai Bazar's Night

Chiangmai Bazar’s Night

Untuk Thailand.. harga barang n biaya hidup.. chiangmai lah yang termurah.. n hanya dengan jalan kaki 3 menit dari penginapan saya, saya udah dihadapkan dengan pasar malam yang ada setiap malam hadir dengan harga yang teramat sangat murah dengan kualitas bersaing.. jadi selama di Thailand, malam ini saya menyerbu tempat ini huff.. ampir lupa diri kalo uda belanja sampek saya lupa mengabadikan tempat ini, hanya saja waktu jalan pulang (masih dikawasan pasar malam) pemandangan yang gak biasa ini memaksa saya untuk merogoh kamera di tas saya n segera.. jprettt.. ini pemandangan di pintu masuk salah satu rumah makan dipasar malam,ย  mereka ramah-ramah dan hanya sebatas pagar ayu lho dan yah intinya jangan berpandangan negatif lah, hmm kalo saya memilih tempat makan yang muslim dan berlabel halal so silakan memilih ^_^

Chiangmai's Airport

Chiangmai’s Airport

Okeh.. puas keliling chiangmai, paginya langsung meluncur ke bandara chiangmai, menuju bangkok.. cussssss

Naek Tuk-tuk.. buzzzz

Tuk-tuk

Tuk-tuk

Hari Ketiga di negara gajah ini tujuan saya khusus keliling chiangmai.. hmm karena chiangmai gak terlalu besar n juga gak macet plus udara nya juga segar, cuaca juga sedang bersahabat jadi saya gak melewatkan kesempatan menikmati hari dengan naek tuk-tuk.
Tuk-tuk ini kalo di Indonesia mirip bemo tapi ini lebih terbuka. Sebelumnya saya sering baca informasi bahwa disarankan untuk gak naek transportasi ini karena mereka suka ugal-ugalan dan gak taat lalu lintas tapi bersama dengan Mr.Pho (pake acara kenalan ni ma bpk supir tuk-tuknya hehe ) saya nyaman n perjalanan bener-bener menyenangkan ๐Ÿ™‚ Mr.Pho sedang mangkal di depan penginapan yang saya tempati.. hhmm setelah nego harga jadilah saya dan adik saya memilih jalan-jalan keliling chiang mai dengan Mr.Pho.

ROYAL FLORA PARK RAJAPRUEK

Tempat pertama yang saya singgahi adalah RoyalPark Rajapruek. Gak perlu waktu lama menuju tempat ini, dengan tuk-tuk yang melaju santai perjalanan memakan waktu sekitar 10-15 menit dari penginapan saya.

The Royal Flora Ratchaphruek awalnya dibangun untuk perayaan kenaikan tahta ke-60 Raja Bhumipol. Perayaan berlangsung dari tanggal 1 November 2006 sampai dengan 31 Januari 2007. Festival berlangsung selama 3 bulan, ini merupakan waktu yang panjang sehingga membutuhkan begitu banyak biaya yang berjumlah miliaran baht.

Royal Park Rajapruck

Festival tersebut sangat ambisius yang menempatkan Chiang Mai sebagai titik sentralnya. Meskipun festival telah berakhir, namun taman ini tetap rapi dan terjaga. Didalamnya mencakup sebuah karya spektakuler yang terdiri dari 2.200 spesies flora tropis yang berbeda tropis dari seluruh dunia. Sampai hari ini, tempat ini terus menerus dipertahankan sehingga pengunjung akan memiliki kesempatan untuk mengagumi keindahannya.

Taman bunga dibagi menjadi beberapa daerah yang berbeda, beberapa di antaranya adalah kebun Perusahaan dan Taman Internasional yang dikenal sebagai kebun untuk raja dan Ho Kham Royal Pavilion.

Perusahaan taman ini sebenarnya didanai oleh entitas negara yang berbeda serta perusahaan domestik dan multinasional swasta sebagai cara untuk memamerkan teknik pembibitan dan teknologi hijau. The Internasional Garden, di sisi lain, adalah hadiah dari 30 negara untuk raja.

Tidak hanya karena perayaan ini yang membawa puluhan negara bisa bekerja sama, selain mereka melakukan perawatan untuk kepentingan bersama dalam spesies tropis tetapi juga menyarankan hubungan baik dan hubungan perdagangan dengan Thailand.

Negara-negara seperti Belanda, Perancis, Spanyol, Qatar, Iran, Trinidad, Tobago, Nigeria, Bulgaria, Kenya, dan Vietnam hanya beberapa dari negara-negara peserta yang menyempatkan hadir pada perayaan penting tersebut. juga termasuk taman-taman Jepang, Bhutan, dan Indonesia.

The Royal Pavilion Ho Khan adalah pusat dari bunga expo. Dirancang di Na Lan atau Utara Thailand dengan menggunakan arsitektur tradisional, desain dan cat hampir menyilaukan diberikan dalam jumlah yang tepat. Patung-patung Singha semua dicat putih gading, tampak anggun berdiri sebagai penjaga paviliun.

Hal ini tentu merupakan penghargaan yang menakjubkan kepada raja dan prestasinya sebagai pemimpin rakyat Thailand. Biaya masuk untuk orang dewasa dan anak-anak asing sekitar 100 dan 50 baht masing-masing, sementara biaya dewasa orang Thailand 50 baht dan anak-anak berubah 20 baht. The Royal Flora Park buka dari Selasa sampai Minggu pukul 9.30 pagi sampai 6:00 sore. The Royal Flora Grounds mempunyai banyak daya tarik yang harus Anda telusuri.

The Royal Pavilion terlihat pada pertengahan-tanah dan Wat Phrathat Doi di atas puncak. Patung di latar depan adalah patung yang mewakili perkembangan Thailand di bawah kekuasaan sang raja.

12

Dalam pemandangan taman utama Pavilion Royal dan Doi Kham dengan latar belakang gunung yang sangat indah. Kita bisa melihat kepala Buddha duduk di atas gunung. Ketika berdiri di tengah-tengah taman kita bisa melihat berbagai pemandangan dari tempat ini. Ada aksen vertikal di mana-mana, semuanya terdapat aspek yang mewakili budaya Thailand. Sungguh sangat menakjubkan tentunya!

The Royal Pavilion memiliki fitur arsitektur Lanna gaya Thailand utara dan tampaknya mengapung di atas lanskap sekitarnya. Ini adalah sebuah bangunan indah dengan sebagian besar ornamen di depan pintu masuk.

Disana terdapat berbagai arsitektur kayu yang membuat taman tersebut makin terlihat glamor, dan pastinya sangat berbeda jauh dengan yang kita temukan di kuil-kuil. Di tempat ini kita bisa melihat banyak orang yang sedang mengambil gambar berlatar belakang yang sama yaitu pemandangan taman.

Mereka berfoto dengan berbagai tujuan, ada yang sengaja mengambil foto disana untuk kepentingan bisnis, tapi ada juga yang hanya sekedar ingin mengabadikan pengalaman mereka beserta keluarganya dengan gaya-gaya yang terlihat menarik. Pemandangan dari menara adalah cara yang bagus untuk mendapatkan dan merasakan pemandangan sekitarnya karena The Royal Pavilion adalah tempat yang berada di daerah yang terletak di dataran tinggi.

Thailand memang penuh kejutan dan pengalaman wisata yang baru, dengan objek-objeknya yang banyak memberikan kejutan. Taman ini mewakili 30 negara yang kesemuanya terwakili dalam kebun yang dibangun di daerah ini. Ini adalah bagian favorit para pengunjung dibandingkan dari tempat lain karena alasannya taman ini merupakan gambaran arsitektural tradisional Thailand.

Sebagai sebuah taman juga memiliki panorama seperti yang kita rasakan ketika kita berada di kebun binatang karena memang benar-benar dirancang untuk pelestarian flora dan terlihat ada beberapa fauna seperti serangga dan kupu yang juga betah berada di tamn ini.

Ketika kita berada di taman ini, kita akan merasa benar-benar tengah berada di sebuah tempat alami yang dipenuhi dengan berbagai macam flora yang terlihat masih langka dan terawat. Tapi bagi wordpresser yang berkunjung ke tempat iniย  harus bisa menjalankan peraturan yang ada di disini supaya tidak menimbulkan gaduh.

Kawasan taman ini merupakan kawasan wisata alam yang dilindungi pemerintah sehingga terdapat aturan-aturan yang harus dijalankan untuk menjaga kelangsungan hidup flora dan fauna yang ada.

Chiang Rai Episode 3

Akhirnya saya dalam suasana segar untuk melanjutkan blog di episode trakhir perjalanan ke chiang rai. Waktu itu setelah makan siang di seputaran golden triangle, Mr. Are mengajak kami mengunjungi salah satu suku yang katanya sekarang sudah menjadi suku minoritas di thailand sehingga pemerintah membuadayakan mereka, yah selain untuk asset wisata juga cencunya.. ๐Ÿ˜€

Long Neck Karen

Long Neck Karen Village

Selain white temple, tempat ini adalah tempat yang saya sangat penasaran ingin mengunjungi, banyak sekali pertanyaan di benak saya tentang suku ini, bersama Mr.Are dan tim kami tiba di tempat ini. WordPresser gak akan menjumpai rumah beton atau alas keramik maupun genteng nan indah di tempat ini. untuk memasuki wilayah ini saya harus melewati jembatan yang reot yang harus extra hati-hati kalo tidak kita akan terjatuh di parit, yang saya salut meskipun tempat ini bukanlah bangunan megah tetapi sangatlah bersih. Saya berbaur dengan mereka, sesekali Mr.are mentranslit obrolan mereka.

Tribe Village

Tribe Village

IMG_3802

Menurut sejarah, di akhir tahun 1980 dan awal tahun 1990an suku long neck yang merupakan asli orang burma hijrah ke perbatasan Thailand dan menetap di Mae Hong Son, karena adanya konflik regim militer yang saat itu berlangsung di Burma, saat ini kita lebih mengenal Burma dengan sebutan Myanmar.
Wanita suku long neck Karen mulai melilitkan rantai di leher sejak merka brusia 5 tahun, kononberat kalung itu bisa mencapai 5 kilogram. Bukan tanpa alasan para perempuan suku Karen melilitkan rantai yang berat itu di leher mereka. bagi mereka, dengan melilitkan rantai di leher menunjukan kecantikan dan identitas suku mereka.
Pertanyaan terbesarsaya apa benar leher mereka mamanjang?. Ternyata leher yang terlihat memanjang itu sebenarnya hanyalah ilusi mata saja, karena leher mereka tidak memanjang, tetapi tulang pundak mereka yang menurun akibat tekanan gelang leher yang bertambah satu setiap tahunnya. Semakin dewasa seseorang, maka lilitannya rantai di lehernya semakin banyak. Maka tak heran jika melihat wanita suku Karen yang sudah berumur, ringnya semakin banyak dan lehernya semakin terlihat memanjang. Saya beruntung diberi kesempatan untuk memegang ring mereka untuk yang ukuran 2 kg, hhmmm bukanlah hal yang ringan.
Meskipun saya gak bisa melihat langsung mereka tanpa ring tapi saya sempat mengabadikan foto mereka tanpa ring di leher. Saya juga sempat berfikir apa mereka gak tersiksa dengan hidup seperti itu karena sekali ring dipasang maka gak akan dilepas dalam waktu cukup lama. Jawaban nya adalah tidak ๐Ÿ™‚ mereka nyaman dan senang karena menjadi perhatian dunia.. yah meskipun ada beberapa dari mereka yang udah meninggalkan tempat itu. Mereka juga punya keahlian merajut benang menjadi kain n so pasti setiap pengunjung gak akan melewatkan untuk membeli hasil tangan mereka. Salut buat suku wanita cantik ini. Cantik meskipun menyakitkan. No Pain No Gain yooo ๐Ÿ™‚

Chiang Rai Episode 2

Dikarenakan ulasan tentang Chiang rai terlalu panjang, saya membaginya jadi dua atau tiga episode ๐Ÿ™‚ setelah dari white temple.. travelo kami melaju terus ke ujung perbatasan paling utara thailand.. mau tau dimana.. hmm.. yukzzzz..

SUNGAI MAE KOK DAN SEGITIGA EMAS

New folder

IMG_3766

Sungai ini adalah batas wilayah thailand bagian utara, dikatakan segitiga emas (golden triangle) karena titik temu nya tiga negara thailand, myanmar dan Laos. Dari tempat mangkalnya ferry ini kami menuju arah barat perbatasan myanmar. keliatan patung budha emas segede gaban yang sedang menduduki kapal sepertinya melambangkan kemegahan dan perlindungan terhadap sungai tersebut. Menurut hemat saya, negara gajah ini selalu memanfaatkan alam sebagai ajang wisata, mata pencaharian sebagai contoh ya perbatasan ini.

IMG_3726Kalo diliat sekilas sungai ini tampak biasa aja, maksudnya sungai dimana-mana banyak, tapi dengan posisinya sebagai perbatasan jadilah sungai mae kok ini menjadi tempat wisata n saya sangat menikmati perjalanan ini. Oya dalam perjalanan Mr.are menjelaskan di perbatasan segitiga emas terdapat casino termegah di asia tenggara, sangkin megahnya casino ini dinamakan Laos vegas hehehe.. ada yang berminat?? mr.are akan menurunkan wordpresser disana ๐Ÿ˜›

IMG_3759

Saya beruntung karena bisa mengunjungi Laos tanpa harus menggunakan Visa sebagai alat masuk negara ini, Saya dikasi secarik kertas yang menandakan bahwa pernah datang ke negera ini, tempel di pasport sebagai referensi hehe beneran aja, pasbulan lalu saya ke penang, dibagian imigrasi petugas nya nanyak.. apa saya pernah ke laos?? ngapain?? hahaha padahal saya cuma mampir di pasar murah nya laos, serius harganya murah minta ampun, saya sempat beli tas buat ibu saya yang di indonesia harganya sekitar 600rb an, disana cuma 200rb, kualitas boleh diadu..

 

IMG_3762Hanya saja sekilas pemandangan penduduk di laos sedikit memprihatin kan.. di tempat yang saya datangi ini banyak sekali peminta-minta dari orang tua sampek anak-anak, malahan mereka meminta dengan sedikit memaksa, tentu aja ini membuat saya sedikit was-was n pegang tas kuat walaupun uang di tas saya cuma sedikit hahaha..

Selesai dari Laos, Mr.Are mengajak kami makan, tentunya setelah boat kecil ini ngantar kami balik ke tempat asal kami berangkat. Tempat makan nya berada di bukit deket dengan patung budha emas, sambil makan ditiup angin sepoi duh jadi tambah lahap aja ni makan nya..

Makanan yang disediakan prasmanan jadi ya ambil sendiri sesuka hati dari yang halal sampek yang.. hmmm tinggal pilih ๐Ÿ˜€

 

IMG_3770 IMG_3773IMG_3780

Chiang Rai episode 1

hari2

Saya tiba di chiang mai international airport sabtu 19 mei 2012 di jam sekitar setengah 10 malam, gak ada perbedaan waktu antara chiangmai dan banda aceh ๐Ÿ™‚ dari bandara ke pusat kota sangatlah dekat, sekitar 10 menit aja. Ntah karena uda malam atau memang sudah seperti itu adanya, malam ketika saya tiba disana angkot sejenis labi-labi boleh masuk bandara dan mengangkut penumpang tapi tertib sih n bisa nego pulak, jadilah saya naek itu menuju tempat penginapan dengan menunjukkan alamat yang sebelumnya udah saya pesan lewat agoda, Lanna Thai Guesthouse. Saya memilih nginap disana karena posisi nya sangat sangat strategis dekat dengan chiangmai night bazar, pusat belanja termurah dengan kualitas dua jempol, kulinernyaย  maknyussss..
Menuju penginapan.. melewati jalanan disuasana malam, saya udah jatuh cinta dengan kota ini.. bener-bener gak nyesel pilih kota ini jadi salah satu tempat tujuan di thailand, karena sebelumnya merupakan pertengkaran hebat di pikiran untuk menentukan tempat yang memorable dithailand dari sekian banyaknya daerah yang mau dikunjungi di negara gajah ini untuk waktu yang 4 hari aja..

Bandara Int Chiangmai

ย  Bandara Internasional Chiangmai

Sampek dipenginapan langsung bablassss.. grrrrzzzzz.. setelah cek in.. mata inipun langsung cek in menuju pulau kapuk.. siapin tenaga buat besok hohoho..
Minggu 20 mei 2013, jam 08.00 on time, sesuai rencana saya uda buking travel yang akan membawa saya, ori dan yang pasti penumpang laen menuju kota laen, CHIANG RAI.. Chiang Rai berjarak 3,5 jam dari Chiang Mai, melewati kelok2 pegunungan yang indah dan diakhir taon kota yang berada paling utara thailand ini sangat dingin hingga mencapai -10 derjat celcius.

IMG_3661 IMG_3670

Dipandu oleh mr.areย  (nick name nya lucu ya, saya kira orang cina ternyata 100 persen asli thailand) n mr.small supirnya (padahal orang gendut ๐Ÿ˜€ ) ditemani dengan turis asal kanada, singapur n pasangan dari kasmir yang punya misi sama dengan saya, jelajah chiangrai.. kami melaju menuju kota sebelah chiang rai.. cusssssssss…..

IMG_3669

HOT SPRING-CHIANG RAI

Nyampek di Hot Spring Chiangrai. Dari namanya aja uda ketauan kalo tempat ini taman yang dilengkapi dengan air panas, boleh lah untuk mampir sejenak melepas lelah dengan hanya sekedar merendam kaki. ada juga dibagian dalam kolam kecil yang ada ikan kecil, jadi kalo rendam kaki disitu serasa dipinjat ringan haha tapi saya gak coba karena kami cuma 15 menit aja disana, mungkin karena di indonesia khususnya kampung ibu saya Takengon banyak saya jumpai air panasย  belerang jadi saya tidak begitu antusias mendatangi tempat wisata pertama di chiangrai ini. Keunggulan tempat ini adalah air panas yang disulap menjadi taman yang enak dipandang n gratis ๐Ÿ™‚ sedangkan di kampung ibu saya hanya tempat pemandian air panas ‘seadanya’ tapi dengan khasiat yang sama ๐Ÿ˜€

WHITE TEMPLE

IMG_3674

Saya cuma bisa bilang ‘two thumbs up’ untuk tempat ini. Tempat adalah salah satu tempat yang pengen saya kunjungi ketika ke chiangrai, saya penasaran karena pic n info yang saya dapet dari mbah google bener-bener memukau n bener aja, sampek di tempat ini mata saya enggan berkedip karena gak mau melewatkan setiap sisi bangunan ini, asal wordpresser tau kalo letak temple ini tuh dipinggir jalan n masuknya gratis, bagi penduduk sana tempat ini bener-bener suci seputih warnanya inilah Wat Rong Khun yang sering juga disebut Kuil Putih atau White Temple.

IMG_3678IMG_3693 IMG_3694IMG-4854-JPG_174049Menyadur info tentang tempat ini yahoo, diketahui bahwa Wat Rong Khun berlokasi sekitar 13 kilometer di sebelah selatan kota Chiang Rai, Thailand utara. Letaknya cukup strategis, berada di pinggir jalan raya yang menghubungkan Chiang Rai dengan Chiang Mai.

Wat Rong Khun adalah proyek idealis seorang seniman terkenal Thailand bernama Chalermchai Kositpipat. Ia berambisi membuat mahakarya arsitektur yang bisa dikenang sepanjang masa. Pembangunan Wat Rong Khun sudah dimulai sejak 1997, tapi menurut sang pendiri, proyeknya baru akan selesai sekitar tahun 2070, alias 60 tahun lagi!

Kositpipat tidak main-main. Ia sudah menyiapkan pengikut supaya proyek ini tetap berlanjut meski sang seniman kelak meninggal dunia. Kelak, kompleks Wat Rong Khun akan dilengkapi museum, krematorium, biara, pagoda, serta bangunan-bangunan pendukung lain.

Bangunan Wat Rong Khun yang dicat serba putih sudah menunjukkan kalau ini bukan kuil biasa. Kuil-kuil di Thailand umumnya berwarna emas yang melambangkan kemurnian dan kemakmuran. Tapi Kositpipat menabrak pakem ini, bahkan dengan berani menggunakan warna putih yang dalam kultur Asia dianggap simbol duka cita.

Keganjilan Wat Rong Khun juga terlihat dari patung-patung aneh yang menghiasi bangunan utama. Misalnya di bagian depan kuil, bisa ditemukan ratusan patung tangan menjulur yang beberapa diantaranya digambarkan memegang tengkorak dan periuk sedekah. Konon, patung-patung tangan ini melambangkan orang-orang yang berusaha lari dari neraka.

Oya Ketika saya berkunjung ke tempat ini ada beberapa bagian yang sedang direnovasi n cat ulang dibeberapa bagian kuil ini sehingga ada bagian kuil ini yang gak bisa saya masuki. selain white temple, ditempat ini juga ada gold temple, yupzz kuil emas kekuningan ini terletak dilingkungan yang sama, uda pasti tempat ini sangat mencolok dan mengundang penasaran.

IMG_3704IMG_3702 GOLD TEMPLE IMG_3684IMG_3703

Menurut Kositpipat, warna emas hanya cocok untuk orang yang takluk dengan godaan setan. Sebaliknya, warna putih disebutnya melambangkan kedamaian dan kemurnian Buddha. Kositpipat juga menggunakan kepingan-kepingan kaca sebagai dekorasi bangunan. Ornamen ini membuat Wat Rong Khon bersinar saat diterpa matahari, seperti kebijaksanaan Buddha yang menyinari semesta. Bagian lainnya yang tak kalah menarik adalah toilet emas, yang barangkali paling indah dan unik sedunia.

Toilet kompleks kuil ini dicat warna emas, membuatnya tampak mencolok diantara bangunan lain yang didominasi warna putih. Tepat disamping kuil emas ini ada semacam pohon yang sebenarnya adalah kumpulan dari permohonan untuk kesejahteraan n keberuntungan dan juga tradisi melempar koin ๐Ÿ™‚

Secara keseluruhan, detail arsitektur yang dimiliki Wat Rong Khun benar-benar luar biasa, sangat halus dan digarap dengan cita rasa seni tinggi.

Buat wordpresser yang berencana bertandang ke chiangrai, tempat ini wajib dikunjungi ๐Ÿ™‚